Kamis, 11 Desember 2008

< 11.36 > 25.01.2008

Burung malam lepas du-dua membendung anak kali dari langit
Jatuhnya biasan-biasan mimpi
Menggetarkan bulu-bulu tubuh mu
Manis, kamulah yang termanis menyibak
Hati yang terkikis
Cantik, kamulah yang tercantik
bertahta cintaku di atas dunia
yang berisik
langkah mu bagaikan merak
yang anggun kibarkan bulu emasnya
membuat semua pria terpaksa
gadaikan cintanya hanya untuk mu
gadis termanis yang selalu kucinta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar